Sejarah berdirinya Kota Mentok pada tanggal 7 september 1734, oleh Wan Akub atas perintah Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Israma dari kesultanan Palembang, perintah tersebut merupakan penghargaan sekaligus kepercayaan atas jasa yang diberikan Cik Wan Akub dan keluarganya semasa kejayaan Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Israma, dalam pengasingannya di negeri kelantan, kesultanan johor, dan membantu mengambil alih kekuasaan kesultanan Palembang dari pamannya Sultan Mahmud Kamaruddin Sri Taruna.
Lebih jauh ia menjelaskan, di mana pada saat itu Cik Wan Akub, dianggap mampu mengelola pertambangan timah di pulau bangka pada saat perjalanan menuju palembang dari negeri siantan kesultanan johor, sejarah berdirinya kota mentok berdasarkan sejarah cik wan akub beserta keluarganya, yang dibantu oleh masyarakat punggur dan sukal, untuk mengatur pemerintahan dan mengelola pertambangan timah di pulau bangka, Cik Wan Akub di angkat sebagai penguasa pulau mentok dengan pangkat dan gelar datuk Rangga Setia Agama.
Untuk mengatur masalah keagamaan, di angkat pula Cik wan Abdul Jabar mertua Sultan Mahmud Badaruddin Jaya Iskrama sebagai penghulu agama islam dan diberi gelar datuk temanggung prabu krata pemanggala atau lebih dikenal dengan datuk dalang hakim.
"Sepeninggalan Cik Wan Akub dan Cik Abdul Hayat pemberian gelar terus diberikan bersamaan dengan pengangkatan penguasa pulau bangka, sesuai dengan perkembangan pemerintahan pulau Bangka dari kesultanan Palembang, bahkan tradisi itu terus berlanjut sampai kepemerintahan hindia belanda dan sampai saat ini".ungkapnya.
Berdasarkan hasil tersebut bahwa pemberian gelar kehormatan atas kaum bangsawan di kenal di pulau bangka khususnya di kota mentok, pertama sejak pemerintahan sultan Mahmud Badaruddin Jaya Pratama kesultanan Palembang tahun 1721 sampai dengan tahun 1756 Masehi, sedangkan kedua pemberian gelar kehormatan atau bangsawan diberikan berdasarkan kebersamaan atas pengangkatan jabatan pemerintahan atau penghargaan. yang terakhir, Pemberian gelar kehormatan bangsawan dipengaruhi oleh budaya melayu negeri siantan kesultanan johor dan budaya kesultanan Palembang berasal dari kerajaan demak di pulau jawa.